Category Archives: Materi Fisika SMA Kelas X

Gaya Sentripetal

Gaya Sentripetal (Fs)

Gaya sentripetal (Fs) terjadi saat benda melakukan gerak melingkar.
Gaya sentripetal adalah suatu resultan gaya yang arahnya menuju pusat lingkaran saat benda melakukan gerak melingkar.

Persamaan umum gaya sentripetal :

ΣFs = m.as

dimana :

m = massa benda (kg)
as = percepatan sentripetal (m/s2)
ΣFs = resultan gaya sentripetal (N)

Gaya sentripetal dapat terjadi baik pada benda yang bergerak melingkar horizontal maupun melingkar vertikal .

Contoh benda yang bergerak melingkar horizontal adalah : bandul yang diputar horizontal , gesekan antara ban mobil dengan jalan saat membelok pada tikungan melingkar, ayunan kerucut (ayunan konis).

Bandul diputar horizontal                  ayunan konis               gesekan antara ban mobil & jalan

Read the rest of this entry

Jenis-Jenis Gaya

Jenis-Jenis  Gaya

1. Gaya berat / gaya gravitasi (weight) (w)

Gaya berat terjadi jika benda memiliki massa dan berada pada daerah yang masih memiliki percepatan gravitasi ( medan gravitasi). Secara matematis :

w = m.g

Arah gaya berat bumi selalu tegak lurus pada permukaan bumi menuju ke pusat bumi atau secara singkat berarah tegak lurus ke bawah dimanapun posisi benda diletakkan.

NB : massa benda dan berat benda adalah dua besaran yang berbeda. Untuk tempat yang berbeda, massa benda selalu sama sedangkan berat benda belum tentu sama karena tergantung nilai percepatan gravitasinya (medan gravitasinya).


2. Gaya Normal  (Normal Force) (N)

Gaya normal terjadi jika suatu benda bersentuhan dengan benda lain.

Gaya normal didefinisikan sebagai gaya tekan yang bekerja pada bidang sentuh antara dua permukaan yang bersentuhan dan arahnya selalu tegak lurus bidang sentuh.

3. Gaya gesekan (friction force) (f)

Gaya gesekan terjadi jika dua benda saling bersentuhan dan permukaan benda kasar. Ada 2 jenis gaya gesekan :

1. gaya gesekan statis (fs)

terjadi saat benda masih belum bergerak atau benda tepat akan bergerak.

2gaya gesekan kinetik (fk)

terjadi saat benda sudah bergerak.

 

4. Gaya tegangan tali (tension) (T)

Gaya tegangan tali (T) terjadi jika benda dihubungkan dengan tali.

5. Gaya kontak (contact force) (R)

Gaya kontak terjadi bila dua benda bersentuhan dan hampir mirip dengan gaya normal. Gaya kontak merupakan pasangan aksi-reaksi.

 

Hukum-Hukum Newton

Hukum Hukum Newton tentang  gerak

  • Dinamika gerak adalah ilmu yang mempelajari tentang gerak dengan memperhatikan penyebabnya yaitu gaya.
  • Gaya dapat didefinisikan sebagai tarikan atau dorongan yang bekerja pada suatu benda.
  • Jika ada gaya yang bekerja pada suatu benda maka benda tsb mungkin akan mengalami :
  • Issac Newton (1642-1727) berasal dari inggris adalah orang yang memyempurnakan hubungan antara gaya yang bekerja dengan gerak benda yang dituangkannya dalam Hukum Newton I, II, III tentang gerak.
  • Hukum-hukum Newton :
  1. perubahan bentuk
  2. perubahan besar kecepatan
  3. perubahan arah kecepatan

a) Hukum Newton I (Hukum Kelembaman)

“Jika Resultan gaya yang bekerja pada suatu benda sama dengan nol” maka :

  • Benda yang mula-mula diam akan tetap diam.
  • Benda yang mula-mula bergerak dengan kecepatan tetap akan terus bergerak dengan kecepatan tetap.

∑F = 0

  • Hukum Newton I disebut juga sebagai hukum kelembaman benda (inersia) yaitu kemalasan benda untuk berubah dari keadaan awalnya.
  • Ukuran kuantitas kelembaman suatu benda adalah massa. Makin besar massa suatu benda, makin besar kelembamannya.

 

b) Hukum Newton II

  • “Jika Resultan gaya yang bekerja pada benda tidak sama dengan nol maka benda akan mengalami percepatan (a) yang berbanding tegak lurus dengan ∑F dan berbanding terbalik dengan massa benda (m).”
  • Yang dimaksud dengan resultan gaya / Net Force (∑F) adalah jumlah dari beberapa gaya yang bekerja pada benda.

∑F = m.a

c) Hukum Newton III

“Jika ada suatu aksi yang diberikan pada benda maka ada suatu reaksi yang sama besar tetapi berlawanan arah”

Faksi = – Freaksi

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membahas pengertian Aksi-Reaksi yaitu :

1. Gaya aksi-reaksi bekerja pada dua benda yang berbeda.

2. Besarnya gaya aksi-reaksi sama, Namur arahnya berlawanan.

3. Gaya aksi-reaksi timbul secara berpasangan.

 

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.